Mengingat
penting dan besarnya bahasa arab sebagai salah satu bahasa yang memiliki
pengaruh terhadap masyarakat dunia, UNESCO (United Nations Educational,
Scientific and Cultural Organization), organisasi pendidikan, keilmuan, dan
kebudayaan PBB menetapkan tanggal 18 Desember sebagai Hari Bahasa Arab Sedunia pada
18 Desember 1973 dan menjadi bahasa ke-6 dari urutan bahasa internasional
UNESCO dari 22 bahasa Negara lainnya.
Meskipun
Bahasa Arab telah lama ditetapkan sebagai bahasa internasional oleh UNESCO,
namun UNESCO sendiri memperingati atau merayakan hari bahasa arab sedunia
pertama kali pada tanggal 18 Desember tahun 2010, hal ini bersandar pada
keputusan pada 19 Februari 2010, merayakan hari internasional dari enam bahasa
resmi PBB. Hal ini pula yang mungkin menjadikan banyak orang tidak tahu
terhadap perayaan atau peringatan hari bahasa arab sedunia itu.
Penetapan
bahasa arab sebagai bahasa internasional tidak lepas dari peran dan dukungan
dari dua Negara anggota UNESCO yaitu Maroko dan Saudi Arabia untuk menjadikan
Bahasa Arab sebagai bahasa resmi dan diakui oleh dunia internasional mengingat
Bahasa Arab merupakan bahasa yang mempunyai peran penting tentang peradaban dan
keilmuan dunia. Maroko yang hari ini menjadi buah bibir di kancah dunia,
setelah persepakbolaan mereka mampu lolos ke semifinal mengalahkan negara kuat
lainnya. Negeri yang mayoritas penduduk islam itu ternyata memiliki pengaruh di
Liga Arab sebagai negeri yang memiliki ekonomi terbesar kelima di afrika.
Pada
tahun 683 M, agama Islam dibawa masuk ke Maroko ketika Bani Umayyah sedang
melakukan penaklukan di wilayah Afrika Utara, yang memakan waktu kurang lebih
53 tahun. Atas keberhasilan panglima Tariq bin Ziyad, yang kemudian diangkat
oleh Musa bin Nusair untuk memerintah Maroko setelah ditaklukkan. Hingga kini
Maroko cukup dikenal kental dengan negeri basis muslim. Maka tak heran jika
Maroko menjadi salah satu Negara pendukung diresmikannya Bahasa Arab sebagai
bahasa Internasional.
Twibon : disini
Baa Juga :

0 Komentar