DIGITALISASI PENDIDIKAN, PERLUKAH?

jagoanhosting.com

Perkembangan zaman menunjukan betapa perubahan pada semua aspek kehidupan akan senantiasa berkompetisi. Terlebih kompetisi tersebut ditunjukan oleh bidang teknologi yang memiliki peranan penting dalam menjembatani kepentingan berbagai sektor. Keterlambatan dalam updating teknologi akan berkonsekwensi ketertinggalan yang sangat signifikan dan berpengaruh pada maju tidaknya ataupun berkembang tidak nya sebuah projek. Seluruh aspek seketika beralih pada usungan konsep digital yang menawarkan banyak kemudahan, tak ada batas untuk saling berkomunikasi tanpa syarat ruang dan waktu. Teknologi seakan menjadi kunci dalam sebuah perkembangan jaman. 

Pandemi Covid-19 beberapa waktu kebelakang sangat memberikan dampak yang signifikan terhadap interaksi sosial. Hal tersebut menunjukan betapa alur kehidupan sangat terbatas dan menjadi kaku. Dunia pendidikan, ekonomi, politik dan lainnya ikut terjebak dalam aturan pembatasan sosial bahkan bukan hanya terjadi di lokal negara tertentu saja melainkan menjadi musibah seluruh dunia. Hal tersebut, kemudian membuat semua berfikir agar tetap beraktifitas menjalankan kepentingannya dengan cara lain tanpa harus bertatap muka langsung. Sehingga mewujudkan sistem yang dapat menjawab tantangan terebut melalui digitalisasi seluruh sistem interaksi pendidikan, sosial, ekonomi, budaya, agama dan lain sebagainya.

Dalam aspek Pendidikan pun tak kalah signifikan perubahan kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah. Sekolah dibatasi bahkan diliburkan sementara waktu demi menjaga stabilitas kesehatan para peserta didik dan masyarakat pendidikan di sebuh lembaga. Lembaga pun terpaksa harus segera beradaptasi dengan kemungkinan alternatif agar pendidikan tetap berlangsung melalui sebuah sistem digital yang dapat memberikan solusi keberlangsungan pendidikan tanpa harus dilakukan secara tatap muka. Benar saja, dalam waktu yang bersamaan pemerintah segera menginstruksikan dunia pendidikan untuk memberlakukan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) atau dalam istilah lain dilakukan secara online melalui platform yang menggunakan jaringa internet.

Desakan yang membarukan sistem pendidikan ini bukan tanpa hambatan saat diberlakukan, pasalnya kesiapan SDM dan SDA yang belum memadai menjadikan sistem online ini dapat diberlakukan secara menyeluruh dan sempurna. Sebut saja beberapa guru yang secara sumber daya manusia masih butuh waktu untuk cukup mahir menggunakan platform dunia maya untuk menjadi media pembelajaran. Begitupun para siswa yang sama tidak mudah untuk dapat langsung menguasai teknis penggunaan jaringan tersebut. Terlebih penggunaan dunia maya sebagai media pembelajaran membutuhkan peralatan tambahan yang harus memakan biaya tidak sedikit, dari mulai handphone atau alat lainnya hingga kuota yang dianggap masih mahal untuk para siswa. Tapi setidaknya keadaan tersebut telah memberikan pekerjaan bagi siswa, guru atau perangkat pendidikan lainnya untuk melek digital.

Adapun beberapa manfaat dari digitalisasi pembelajaran/ pendidikan adalah sebagai berikut :
1. Membuat pembelajaran siswa/ guru lebih fleksibel tanpa terbatas ruang dan waktu
2. Pengalaman belajar yang lebih kompetitif
3. Lebih mempermudah memberikan evaluasi berdasarkan data digital yang sudah dibuat
4. Memperbanya inovasi
5. Peningkatan daya saing baik lokal maupun global

Walaupun beberapa manfaat digitalisasi tersebut menjadi acuan betapa pentingnya pendidikan menjadikan digital sebagai media prioritas dalam meningkatkan kwalitas pendidikan, faktanya tantangannya pun tak sedikit. Seperti yang sudah diungkapkan diatas bahwa kesiapan SDM dan SDA menjadi aspek terlambatnya penerapan Digitalisasi pendidikan. Selain itu, tantangan lainnya adalah banyak diantara kalangan siswa yang lebih memilih platform hiburan menjadi prioritas dibanding platform pendidikan. Hal tersebut didukung oleh media sosial dengan konten hiburan lebih mendominasi mereka. Tapi bagaimanapun tantangan tersebut justru akan meningkatkan inovasi lanjutan bagaimana caranya kita menciptakan platform pendidikan berbasis digital dengan tidak mengesampingkan perkembangan dunia hiburan dengan cara sinergitas konten dengan memanfaatkan akun media sosial sebagai media pembelajaran.

Posting Komentar

0 Komentar